LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Jakarta, 16 Mei 2026 – Penyanyi solo Idgitaf, yang dikenal dengan nama panggung Gita, resmi meluncurkan album keduanya berjudul Berusaha di Bawah Hujan. Album penuh ini menandai langkah penting dalam perjalanan kariernya setelah tiga single pendahuluan yang dirilis sejak Oktober 2025.
Album sebagai Catatan Perjalanan Emosional
Menurut keterangan tertulis yang diberikan oleh Idgitaf, 12 lagu dalam Berusaha di Bawah Hujan dirancang sebagai rangkaian empat fase emosional. Dimulai dari penemuan cinta yang menyembuhkan, berlanjut ke kebahagiaan, kemudian konflik dan keraguan, hingga akhirnya penerimaan dan ketahanan menghadapi segala “hujan” kehidupan.
Setiap trek dibangun untuk menjadi ruang refleksi pribadi, sekaligus mengundang pendengar merasakan dinamika perasaan yang serupa. Gita menegaskan bahwa proses penulisan dan produksi album ini menjadi katalis utama bagi pertumbuhan kedewasaannya, baik secara musikal maupun personal.
Eksplorasi Musikal: Sentuhan Country dalam Balutan Pop
Berbeda dengan karya sebelumnya yang lebih kental pada pop ceria, Idgitaf memperkenalkan nuansa country yang dipadukan dengan kehangatan pop khasnya. Pengaruh ini terasa jelas pada lagu Sedia Aku Sebelum Hujan dan Mungkin di Depan Buram, yang menampilkan aransemen gitar akustik dan melodi yang lebih terbuka.
Kolaborasi dengan musisi Dere menghasilkan lagu Setengah Langit. Dalam penjelasannya, Gita menyebut lagu tersebut sebagai dialog internal antara perempuan, mengangkat tema kebahagiaan yang sering kali diukur oleh standar eksternal. “Lagu ini seperti berbicara ke diri kami sendiri sebagai sesama perempuan, bahwa kita cenderung mengkategorikan kebahagiaan dari apa yang ditentukan oleh orang lain,” ujarnya.
Tim Produksi dan Jadwal Pengerjaan
Pengerjaan album dimulai pada Februari 2025 dan mencapai tahap akhir pada April 2026. Selama proses tersebut, Idgitaf bekerja sama dengan sejumlah produser ternama, antara lain Enrico Octaviano, Lafa Pratomo, Michael Rodovan, Ricco, Rama Harto, dan Luthfi Adianto. Kolaborasi lintas genre ini memberikan kedalaman sonik yang membuat setiap lagu terasa unik namun tetap koheren dalam tema keseluruhan.
- Enrico Octaviano – pengaturan vokal dan produksi utama
- Lafa Pratomo – aransemen instrumental country
- Michael Rodovan – mixing dan mastering
- Ricco – penulisan lirik tambahan
- Rama Harto – produksi musik elektronik
- Luthfi Adianto – akustik gitar dan perkusif
Harapan Idgitaf terhadap Pendengar
Idgitaf berharap album Berusaha di Bawah Hujan tidak sekadar menjadi koleksi lagu, melainkan menjadi cermin perjalanan pribadi yang ia lalui bersama pasangannya. Ia menginginkan pendengar dapat menangkap pesan tentang perjuangan, menerima rasa sakit, dan tetap menemukan kebahagiaan di tengah badai emosional.
“Melalui album ini saya ingin mengajak orang lain merasakan bahwa setiap hujan yang turun membawa peluang untuk tumbuh,” kata Gita dalam pernyataan resminya.
Dengan rilis resmi di platform digital dan fisik, Berusaha di Bawah Hujan siap mengisi playlist para pecinta musik Indonesia pada musim hujan mendatang. Album ini tidak hanya menandai evolusi musik Idgitaf, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu penyanyi muda yang mampu menyuarakan kompleksitas emosi generasi Z dengan cara yang elegan dan menyentuh.
Kesimpulannya, album terbaru Idgitaf memperlihatkan kedewasaan yang terwujud lewat lirik introspektif, aransemen musik yang berani, serta kolaborasi yang memperkaya warna suara. Jika album ini berhasil menyentuh hati pendengar, maka “hujan” yang dinyanyikan Idgitaf justru menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang untuk terus berusaha.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet