Gurun Taklimakan Si Laut Kematian Panen 976 Ton Gandum, Ilmuwan China Bikin Dunia Tercengang!
Gurun Taklimakan Si Laut Kematian Panen 976 Ton Gandum, Ilmuwan China Bikin Dunia Tercengang!

Gurun Taklimakan Si Laut Kematian Panen 976 Ton Gandum, Ilmuwan China Bikin Dunia Tercengang!

LintasWarganet.com – 04 Juli 2026 | Gurun Taklimakan si laut kematian panen 976 ton gandum, ilmuwan China bikin dunia tercengang dengan keberhasilan pertanian mereka. Gurun Taklimakan, yang terletak di Xinjiang Uygur, Cina, dikenal sebagai salah satu gurun terpanas di dunia. Namun, sebuah tim ilmuwan China berhasil menanam gandum pada lahan yang dulunya tak dapat dijangkau oleh petani.

Varitas gandum hibrida yang dikembangkan oleh ilmuwan China bernama Jingmai 189 mampu tumbuh dengan baik di tanah salin-alkali yang memiliki kadar garam tinggi. Benih tersebut merupakan hasil penelitian selama sembilan tahun dan dirancang memiliki ketahanan terhadap kekeringan, suhu rendah, penyakit tanaman, serta kondisi tanah yang buruk.

Baca juga:

Keberhasilan panen ini bukan hanya tentang produksi biji-bijian, tetapi juga tujuan jangka panjang pengendalian gurun dan memperbaiki kualitas lingkungan di kawasan gurun. Musim tanam gandum berlangsung sekitar 240 hingga 260 hari, mulai akhir September hingga akhir Juni tahun berikutnya. Selama periode tersebut, tanaman berfungsi sebagai pelindung alami yang membantu mengurangi terpaan angin serta menahan pergerakan pasir pada musim dingin.

Gelombang panas Juni 2026 di Prancis mencatat rekor terpanas sepanjang sejarah, dengan suhu rata-rata nasional mencapai 22,7 derajat Celsius. Angka itu 3,8 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan rata-rata suhu normal periode 1991-2020. Keputusan itu menggambarkan besarnya tekanan yang dihadapi otoritas setempat dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Baca juga:

Keberhasilan panen gandum di Gurun Taklimakan juga membuka peluang baru bagi pertanian di kawasan gurun. Proyek tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengendalikan penggurunan dan memperbaiki kualitas lingkungan di kawasan gurun.

Gurun Taklimakan si laut kematian memang terlihat seperti tempat yang terisolasi dan tidak berpotensi untuk dihuni. Namun, dengan keberhasilan panen gandum ini, kita dapat melihat bahwa dengan kerja keras dan inovasi, kita dapat menaklukkan tantangan dan menciptakan kehidupan yang lebih baik di tempat-tempat yang terisolasi seperti ini.

Baca juga: