Guru Besar IPB Sarankan BGN Buat Menu Lokal MBG dengan Anggaran Rp 7.000 untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Gizi
Guru Besar IPB Sarankan BGN Buat Menu Lokal MBG dengan Anggaran Rp 7.000 untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Gizi

Guru Besar IPB Sarankan BGN Buat Menu Lokal MBG dengan Anggaran Rp 7.000 untuk Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Gizi

LintasWarganet.com – 08 Agustus 2026 | Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) telah mengajukan saran yang signifikan bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menciptakan menu lokal dengan anggaran yang rendah, yaitu Rp 7.000, untuk Program Bantuan Gizi Sementara (BGS) atau MBG. Dengan demikian, pemanfaatan bahan lokal dapat membantu meningkatkan efisiensi biaya dan memastikan kualitas gizi anak-anak yang menerima bantuan tersebut.

Mengutip Guru Besar IPB, pemanfaatan bahan lokal dapat membantu mengurangi biaya produksi menu MBG. Selain itu, menu lokal juga dapat membantu meningkatkan kualitas gizi anak-anak yang menerima bantuan, karena bahan-bahan yang digunakan lebih segar dan berkualitas.

Baca juga:

Selain itu, menu lokal juga dapat membantu meningkatkan keterlibatan masyarakat lokal dalam program MBG. Dengan demikian, program MBG dapat lebih efektif dalam mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan kualitas gizi anak-anak yang menerima bantuan.

Guru Besar IPB juga mengajukan saran untuk meningkatkan efisiensi biaya dalam program MBG. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan bahan-bahan yang lebih murah dan tersedia secara luas. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan meningkatkan efisiensi dalam proses produksi menu MBG.

Baca juga:

Program MBG telah menjadi prioritas utama bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Indonesia. Dengan demikian, saran dari Guru Besar IPB dapat membantu meningkatkan efisiensi dan kualitas program MBG.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan bahan lokal dalam menu MBG dapat membantu meningkatkan efisiensi biaya dan memastikan kualitas gizi anak-anak yang menerima bantuan. Oleh karena itu, BGN seharusnya mengimplementasikan saran dari Guru Besar IPB untuk menciptakan menu lokal dengan anggaran yang rendah.

Baca juga: