Aturan Ketat di Prambanan Jazz Festival 2026: Kenapa Gak Boleh Bawa Tumbler Isi Air?
Aturan Ketat di Prambanan Jazz Festival 2026: Kenapa Gak Boleh Bawa Tumbler Isi Air?

Aturan Ketat di Prambanan Jazz Festival 2026: Kenapa Gak Boleh Bawa Tumbler Isi Air?

LintasWarganet.com – 03 Juli 2026 | Prambanan Jazz Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 3-5 Juni 2026 di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, menghadirkan berbagai musisi lintas genre dengan tema Celebrate The Joy. Namun, satu aturan yang cukup menyita perhatian adalah larangan membawa tumbler isi air. Kenapa ke Prambanan Jazz Festival 2026 gak boleh bawa tumbler isi air? Ini menjadi pertanyaan yang banyak dibahas menjelang acara.

Founder Prambanan Jazz Festival, Anas Syahrul Alimi, menjelaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan standar keamanan konser internasional. Keputusan untuk melarang tumbler berisi air diambil demi menjaga keamanan dan melindungi situs bersejarah Candi Prambanan dari kemungkinan cairan berbahaya. Anas menekankan bahwa tumbler hanya boleh diisi dengan air setelah memasuki area festival.

Baca juga:

Aturan ini memicu perdebatan di media sosial, dengan banyak netizen yang menganggap bahwa larangan ini tidak ramah lingkungan dan justru bisa menjadi trik bisnis untuk mendorong pengunjung membeli minuman di lokasi festival. Namun, Anas menegaskan bahwa fokus utama dari kebijakan ini adalah keamanan.

“Kalau di festival-festival internasional memang begitu. Tumbler harus kosong saat masuk, dan di dalam baru diisi,” ungkapnya. Dia juga menambahkan bahwa ada kekhawatiran terkait zat-zat yang mungkin dibawa pengunjung, seperti alkohol, yang dapat merusak suasana dan keamanan acara.

Menanggapi kritik dari pengunjung yang ingin lebih hemat dan ramah lingkungan, promotor festival berencana menghadirkan stasiun pengisian air pada tahun berikutnya. Dengan adanya fasilitas ini, pengunjung diharapkan dapat membeli air mineral dan mengisinya ke dalam tumbler mereka, sehingga tetap dapat menikmati festival tanpa harus khawatir akan dampak lingkungan.

Baca juga:

Prambanan Jazz Festival tahun ini juga menampilkan konsep baru yang disebut Playing Jazz, di mana musisi dari berbagai genre diundang untuk mengeksplorasi musik jazz. Beberapa nama besar seperti NIKI, Henry Moodie, dan Michael Learns To Rock akan tampil, dan konsep ini diharapkan dapat memperkenalkan jazz kepada penonton yang lebih luas.

Shadu Rasjidi, kurator festival, juga mengungkapkan bahwa tujuan dari konsep ini adalah untuk memperluas apresiasi publik terhadap musik jazz, sekaligus menjaga keberlanjutan festival. “Keberhasilan festival bukan hanya dilihat dari siapa yang tampil di atas panggung, tetapi juga dari keberlangsungan ekosistem yang terlibat di dalamnya,” ujarnya.

Dengan tema Celebrate The Joy, Prambanan Jazz Festival 2026 berusaha menjadi ruang pertemuan musik, seni, dan budaya yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Festival ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para penggemar musik, tetapi juga sebagai ajang untuk merayakan kebahagiaan dan keberagaman.

Baca juga:

Dengan berbagai kebijakan dan inovasi yang dihadirkan, Prambanan Jazz Festival 2026 diharapkan dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung. Jadi, bagi Anda yang berencana hadir di festival ini, pastikan untuk mematuhi aturan dan bersiaplah untuk menikmati simfoni jazz di tengah kemegahan Candi Prambanan.