Andra ST Klarifikasi Kecelakaan McLaren yang Terbelah Dua: Bantah Mabuk dan Sebut Ban Selip sebagai Penyebab
Andra ST Klarifikasi Kecelakaan McLaren yang Terbelah Dua: Bantah Mabuk dan Sebut Ban Selip sebagai Penyebab

Andra ST Klarifikasi Kecelakaan McLaren yang Terbelah Dua: Bantah Mabuk dan Sebut Ban Selip sebagai Penyebab

LintasWarganet.com – 10 Juli 2026 | Kecelakaan yang melibatkan supercar McLaren 720S milik YouTuber Andra ST, yang terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Rabu (8/7/2026) dini hari, mengundang perhatian publik. Dalam insiden tersebut, mobil yang dikemudikan oleh Andra ST terbelah dua setelah menabrak tiang listrik. Andra ST membantah kabar yang menyebut dirinya mengemudikan mobil dalam kondisi mabuk dan menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh ban belakang yang selip.

Setelah kecelakaan, Andra ST dan penumpangnya, Robby Pantjoro, segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Kakak Robby, Rivaldo, menyatakan bahwa adiknya kini dalam kondisi membaik meskipun masih menjalani observasi medis. Kecelakaan ini mengejutkan banyak orang, terutama karena kerusakan parah yang dialami mobil tersebut, di mana bodi mobil terbelah menjadi dua bagian akibat benturan yang keras.

Baca juga:

Dalam klarifikasinya, Andra ST menjelaskan bahwa saat kejadian, dia tidak dalam keadaan mabuk. Ia menyatakan, “Kecelakaan ini terjadi akibat kendala teknis, di mana ban belakang mobil selip sehingga saya kehilangan kendali.” Pernyataan ini menjadi penting untuk mengklarifikasi berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat, terutama yang menyebutkan bahwa pengemudi dalam keadaan terpengaruh alkohol.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Sukoharjo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan ini. Iptu Ardian, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, mengungkapkan bahwa hasil awal olah TKP menunjukkan bahwa kecelakaan ini murni merupakan kecelakaan tunggal yang disebabkan oleh ban selip. “Kami mendapati bekas ban yang selip dan ini menjadi indikasi bahwa kecelakaan ini tidak melibatkan faktor manusia lain,” ujarnya.

Baca juga:

Pihak kepolisian juga melakukan tes urine terhadap Andra ST dan Robby Pantjoro untuk memastikan bahwa tidak ada zat terlarang yang memengaruhi mereka saat kecelakaan terjadi. Hasil tes urine tersebut menunjukkan bahwa keduanya negatif dari kandungan alkohol dan narkotika, yang semakin memperkuat pernyataan Andra ST bahwa dia tidak dalam keadaan mabuk saat mengemudikan mobil.

Namun, meskipun hasil tes urine negatif, pihak berwenang tidak menghentikan penyelidikan. Mereka masih memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian. Beberapa saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut telah dimintai keterangan dan kemungkinan akan ada tambahan saksi yang diperiksa.

Baca juga:

Seiring dengan berjalannya penyelidikan, masyarakat berharap agar kasus ini dapat terungkap dengan jelas. Dengan adanya klarifikasi dari Andra ST dan hasil tes urine yang negatif, diharapkan dapat mengurangi spekulasi yang berkembang di kalangan publik. Andra ST dan Robby Pantjoro kini menjadi sorotan, tidak hanya karena kecelakaan tersebut, tetapi juga karena pernyataan mereka yang membantah mabuk dan menjelaskan penyebab kecelakaan yang sebenarnya.