Menkop Respon Video Parodi Kopdes: Maksudnya Baik dan Butuh Evaluasi
Menkop Respon Video Parodi Kopdes: Maksudnya Baik dan Butuh Evaluasi

Menkop Respon Video Parodi Kopdes: Maksudnya Baik dan Butuh Evaluasi

LintasWarganet.com – 08 Juli 2026 | Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan tanggapan terhadap banyaknya konten parodi di media sosial yang memperlihatkan petugas Koperasi Desa (Kopdes) berlagak seperti militer. Konten-konten ini menjadi viral, terutama video yang menunjukkan pelatihan calon manajer Kopdes secara militer. Menkop soal banyak konten parodi petugas kopdes berlagak militer: Maksudnya baik [titlebase] ini dianggap sebagai masukan penting bagi pemerintah.

Ferry mengungkapkan bahwa di era media sosial, kritik dan parodi yang muncul sering kali memiliki niat baik, yang bertujuan untuk mengingatkan pemerintah akan aspek-aspek tertentu yang perlu dievaluasi. “Ya biasa kan di era sosial media, mereka sebenarnya bermaksud baik dan mengingatkan kita bahwa ada hal-hal yang perlu dievaluasi,” ungkapnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Baca juga:

Dalam konteks ini, Ferry menyoroti kritik yang ditujukan kepada lokasi bangunan Kopdes yang dianggap sulit dijangkau. Beberapa unit bangunan Kopdes Merah Putih diketahui berada di daerah terpencil, salah satunya di kawasan wisata Stone Garden, Kabupaten Bandung. “Tentu kita akan menjadikan masukan ini sebagai pertimbangan untuk pelaksanaan program ke depan,” tambahnya.

Ferry juga menegaskan bahwa meskipun jumlah bangunan Kopdes yang berada di lokasi terpencil tidak banyak, hal tersebut tetap menjadi sorotan publik. “Harus dilihat juga, yang bangunan terpencil itu hanya berapa unit. Tapi tidak masalah, kita tetap cari solusinya,” tegasnya. Menkop soal banyak konten parodi petugas kopdes berlagak militer: Maksudnya baik [titlebase] ini menjadi wawasan baru bagi Kementerian Koperasi untuk mengevaluasi program yang sedang berjalan.

Baca juga:

Video satir yang beredar di media sosial menunjukkan bagaimana petugas Kopdes berinteraksi dengan masyarakat, namun dengan gaya yang mengingatkan pada pelatihan militer. Hal ini menimbulkan berbagai reaksi dari netizen, yang merasa bahwa pendekatan tersebut tidak sesuai dengan konteks pengabdian kepada masyarakat.

Ferry menegaskan bahwa Kementerian Koperasi akan segera melakukan evaluasi dan peninjauan langsung ke lapangan untuk mencari solusi yang tepat terhadap masalah ini. “Kami akan meninjau kondisi di lapangan dan mencari jalan keluar yang tepat,” ujarnya.

Baca juga:

Program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, namun perlu adanya penyesuaian dan evaluasi agar lebih relevan dengan kebutuhan dan kondisi setempat. Dengan adanya masukan dari masyarakat, diharapkan program ini dapat berjalan lebih baik dan efisien.

Dengan demikian, Menkop soal banyak konten parodi petugas kopdes berlagak militer: Maksudnya baik [titlebase] mencerminkan sikap terbuka pemerintah dalam menerima kritik serta komitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dalam program-program yang ada.