Belgia Singkirkan Amerika Serikat dengan Kemenangan Telak, Rudi Garcia Sindir Kontroversi Balogun
Belgia Singkirkan Amerika Serikat dengan Kemenangan Telak, Rudi Garcia Sindir Kontroversi Balogun

Belgia Singkirkan Amerika Serikat dengan Kemenangan Telak, Rudi Garcia Sindir Kontroversi Balogun

LintasWarganet.com – 07 Juli 2026 | Pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Belgia berhasil memupus mimpi Amerika Serikat dengan kemenangan telak 4-1. Di balik kemenangan ini, Pelatih Rudi Garcia melontarkan sindiran pedas usai Belgia bungkam Amerika Serikat: Ada Balogun gak ngaruh. Pertandingan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Selasa (7/7/2026).

Belgia datang ke pertandingan dengan ambisi besar untuk melanjutkan langkah menuju gelar juara dunia. Sejak awal laga, tim asuhan Garcia menunjukkan penampilan dominan. Charles De Ketelaere menjadi bintang dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit kesembilan dan menit ke-33.

Baca juga:

Setelah Belgia membuka keunggulan, Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Malik Tillman. Namun, hanya selang dua menit setelah gol tersebut, Belgia kembali memimpin melalui sundulan De Ketelaere. Di babak kedua, kesalahan di lini belakang Amerika Serikat dimanfaatkan oleh Hans Vanaken dan Romelu Lukaku untuk menambah skor menjadi 4-1.

Di tengah sorotan kemenangan ini, Rudi Garcia tidak ragu untuk menyindir FIFA terkait kontroversi yang melibatkan penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Sebelum pertandingan, Balogun sempat dipastikan absen karena mendapatkan kartu merah pada babak 32 besar. Namun, FIFA memutuskan untuk menangguhkan hukuman tersebut, yang diduga dipengaruhi oleh intervensi Presiden AS, Donald Trump.

Baca juga:

Garcia menegaskan bahwa Balogun tidak memberikan dampak signifikan selama pertandingan. “Dia tidak memberikan pengaruh apa pun dalam pertandingan. Awalnya saya tidak senang, tetapi setelah 15 menit pertama, saya tahu dia tidak akan menjadi ancaman bagi kami,” ujarnya. Sindiran pedas Rudi Garcia usai Belgia bungkam Amerika Serikat: Ada Balogun gak ngaruh, menegaskan bahwa sepak bola harus menang atas politik.

Setelah pertandingan, Garcia pun menunjuk pada performa timnya yang solid dan berterima kasih kepada para suporter yang mendukung hingga akhir. “Kami ingin menguasai pertandingan, menghindari tekanan lawan, dan bermain lebih tinggi. Kami melakukannya dengan penguasaan permainan, kemauan, dan dedikasi. Ini malam yang luar biasa bagi kami,” tambahnya.

Baca juga:

Dengan hasil ini, Belgia melaju ke perempat final dan akan menghadapi Spanyol pada 10 Juli di Los Angeles Stadium. Sementara itu, kekalahan ini menjadi akhir bagi perjalanan Amerika Serikat, yang juga mengakhiri harapan tuan rumah di Piala Dunia 2026 setelah Kanada dan Meksiko lebih dahulu tersingkir.

Berbagai pihak mengkritik keputusan FIFA yang dianggap memberikan perlakuan istimewa kepada tuan rumah. Ketua Juventini Chapter Banten, Arizqi Romadhoni, menyatakan bahwa FIFA kurang tegas dalam hal ini, sehingga menciptakan kesan bahwa tuan rumah memperoleh keuntungan tidak adil. Dalam konteks ini, sindiran pedas Rudi Garcia usai Belgia bungkam Amerika Serikat: Ada Balogun gak ngaruh, bisa dilihat sebagai pernyataan yang mencerminkan ketidakpuasan terhadap intervensi politik dalam olahraga.