LintasWarganet.com – 05 Juli 2026 | Veda kalah hebat sejak awal, rekan setim murid Marc Marquez emosional dengan podium GP Belanda ini merupakan salah satu momen yang paling berkesan dalam sejarah Moto3 2026. Pada seri ke-10, Veda Ega Pratama, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, berhasil meraih podium di balapan di Sirkuit Assen, Belanda. Veda yang awalnya berada di posisi ke-7, berhasil melewati pembalap-pembalap lain untuk meramaikan zona podium.
Bagaimana tidak, Veda berhasil memimpin balapan dan menduduki urutan 1 sebelum disusul oleh David Almansa dan Maximo Quiles. Namun, meskipun berhasil meraih podium, Veda masih belum bisa mengimbangi rekan setimnya, Zen Mitani, yang masih berjuang menemukan ritme terbaiknya.
Zen Mitani, pembalap asal Jepang, mengalami crash di lap ketiga setelah memacu motornya lebih cepat lagi. Hasil ini menjadi gagal finis alias DNF untuk kedua kalinya bagi Mitani setelah dia menorehkan catatan serupa ketika mengaspal pada GP Amerika di Circuit of The Americas, Amerika Serikat.
Marco Morelli, pembalap asal Argentina, berhasil mengukir momen istimewa bersama timnya dengan dibalut rasa emosional melalui podium pada GP Belanda lalu. Torehan membanggakan didapatkan Morelli pada pekan lalu ketika dia mengaspal dalam seri GP Belanda yang berlangsung di Sirkuit Assen.
Marco Morelli berhasil menggenapi akhir pekan sempurna Aspar Team di ‘katedral kecepatan’ dengan finis di tempat ketiga. Aspar Team benar-benar tak terbendung setelah andalan utama mereka, Maximo Quiles berhasil meraih kemenangan solid di balapan tersebut, Murid Marc Marquez tersebut berhasil memenangkan duel epik atas pilar IntactGP David Almansa guna mengamankan kemenangan keenam sepanjang musim ini.
Penampilan yang tidak kalah istimewa juga ditunjukkan Morelli yang mengawali aksinya dari start di urutan ke-4. Kendati start dari barisan kedua, langkah rider asal Argentina tersebut terbilang tidak mudah di mana dia sempat terlempar ke urutan 10.
Marc Marquez, pembalap asal Spanyol, mengungkapkan rasa hormat dan kekaguman yang mendalam kepada tim medis yang telah menyelamatkan karier balapnya di MotoGP. Marquez mengatakan bahwa cedera memang menjadi momok untuk para pembalap saat mengalami kecelakaan. Namun, dia bisa melalui masa-masa itu dengan bantuan tim dokter sehingga bisa unjuk kualitas di atas lintasan kembali.
Setelah melalui masa-masa sulit, Marquez kembali berlaga dengan baik dan berhasil meraih podium di GP Belanda. Hal ini menunjukkan bahwa Marquez telah pulih sepenuhnya dari cederanya dan siap untuk melawan lawan-lawannya di lintasan.
Keberhasilan Veda, Morelli, dan Marquez dalam meraih podium di GP Belanda menunjukkan bahwa mereka telah siap untuk melawan lawan-lawannya di lintasan. Mereka telah melalui masa-masa sulit dan berhasil pulih dari cederanya. Sekarang, mereka siap untuk melawan lawan-lawannya dan berjuang untuk meraih kemenangan.
Keberhasilan mereka juga menunjukkan bahwa Moto3 2026 merupakan kompetisi yang sangat ketat dan menantang. Para pembalap harus siap untuk melawan lawan-lawannya dan berjuang untuk meraih kemenangan.
Mengingat ketatnya kompetisi, para pembalap harus terus berlatih dan meningkatkan keterampilan mereka. Mereka harus siap untuk menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang tidak terduga.
Keberhasilan Veda, Morelli, dan Marquez dalam meraih podium di GP Belanda menunjukkan bahwa mereka telah siap untuk melawan lawan-lawannya di lintasan. Mereka telah melalui masa-masa sulit dan berhasil pulih dari cederanya. Sekarang, mereka siap untuk melawan lawan-lawannya dan berjuang untuk meraih kemenangan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet