LintasWarganet.com – 16 Agustus 2026 | Menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia ke-81, tiga generasi Z dari berbagai profesi membahas tentang makna kemerdekaan dengan segala kurang dan lebihnya. Mereka percaya bahwa kebebasan berpendapat adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dipisahkan dari kemerdekaan. Namun, di era algoritma, mereka harus berhadapan dengan tantangan untuk menemukan dan membagikan informasi yang akurat dan jujur.
Salah satu Gen Z yang terlibat dalam diskusi ini adalah seorang mahasiswa yang memiliki minat pada teknologi dan komunikasi. Ia mengatakan bahwa kebebasan berpendapat dalam era algoritma seperti sekarang sangatlah sulit karena adanya filter dan kontrol yang dilakukan oleh algoritma. Ia mengatakan, ‘Kita harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial karena algoritma dapat mempengaruhi apa yang kita lihat dan apa yang kita baca.’
Gen Z lainnya adalah seorang pebisnis muda yang memiliki pengalaman dalam membuat konten untuk media sosial. Ia mengatakan bahwa kebebasan berpendapat sangatlah penting dalam bisnis online karena dapat membantu meningkatkan brand dan meningkatkan kesadaran pasar. Ia mengatakan, ‘Kita harus memiliki kebebasan untuk berbicara dan berbagi informasi yang akurat dan jujur tentang produk atau jasa kita.’
Terakhir, ada seorang wartawan yang memiliki pengalaman dalam mengekspos kasus korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia. Ia mengatakan bahwa kebebasan berpendapat sangatlah penting dalam menjaga integritas dan keadilan. Ia mengatakan, ‘Kita harus memiliki kebebasan untuk mengungkapkan kebenaran dan mengekspos kejahatan tanpa takut pada konsekuensi.’
Secara keseluruhan, tiga Gen Z ini mengakui bahwa kebebasan berpendapat dalam era algoritma seperti sekarang sangatlah sulit, namun mereka percaya bahwa hak asasi manusia ini harus tetap dijunjung tinggi.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet