Petani Babel Dihimbau Tak Tanam Padi Selama Kemarau untuk Menghindari Puso
Petani Babel Dihimbau Tak Tanam Padi Selama Kemarau untuk Menghindari Puso

Petani Babel Dihimbau Tak Tanam Padi Selama Kemarau untuk Menghindari Puso

LintasWarganet.com – 12 Agustus 2026 | Cegah puso petani Babel diimbau tak tanam padi selama kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengimbau petani tidak menanam padi selama musim kemarau untuk menghindari puso. Puso adalah istilah lokal yang digunakan untuk menggambarkan bencana alam yang disebabkan oleh kekeringan atau banjir yang berkepanjangan. Musim kemarau yang akan datang diharapkan akan membawa cuaca panas dan kering yang dapat mempengaruhi produksi padi.

BMKG juga mengimbau petani untuk memilih tanaman lain yang lebih tahan terhadap cuaca kering. Petani juga diimbau untuk melakukan irigasi secara efektif untuk menghemat air dan mengurangi dampak kekeringan.

Baca juga:

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan seperti menghemat air dan mengurangi konsumsi energi untuk menghindari puso.

Baca juga:
Baca juga: