Gempa M 6,3 Guncang Laut Selatan Gunung Kidul Yogyakarta, BMKG Catat Magnitudo 5,6
Gempa M 6,3 Guncang Laut Selatan Gunung Kidul Yogyakarta, BMKG Catat Magnitudo 5,6

Gempa M 6,3 Guncang Laut Selatan Gunung Kidul Yogyakarta, BMKG Catat Magnitudo 5,6

LintasWarganet.com – 05 Agustus 2026 | Gempa terkini guncang laut selatan Gunung Kidul Yogyakarta, BMKG catat magnitudo 3,1. Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (5/8/2026) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa terjadi pada pukul 04.16 Wita dengan episenter berada di laut, sekitar 114 kilometer barat laut Halmahera Barat, Maluku Utara, pada kedalaman 15 kilometer. Gempa berpusat di koordinat 1,66 derajat Lintang Utara dan 126,61 derajat Bujur Timur.

Baca juga:

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng, dengan mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault). "Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Tony.

Getaran gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Manado, Minahasa Utara, dan Bitung. Sementara di Kota Ternate, getaran dirasakan pada skala III MMI.

Baca juga:

Gempa M 5,6 ini merupakan salah satu dari beberapa gempa yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Pada hari Senin, BMKG mencatat gempa bumi dengan magnitudo 3,1 yang terjadi di laut selatan Gunung Kidul, Yogyakarta. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG juga mencatat gempa bumi dengan magnitudo 4,1 yang terjadi di laut barat Sulawesi Utara pada hari Senin. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca juga:

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, Rabu (5/8/2026) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.