Hasto: Indonesia Kini Gamang Memperjuangkan Bangsa Tertindas

LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Sejarawan dan mantan anggota Komite Aksi Anak-anak Bandung (KAA Bandung), Hasto Kristiyanto, kembali mengkritik pemerintah Indonesia karena dianggap terlalu lemah dalam memperjuangkan hak-hak bangsa-bangsa tertindas. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada media, Hasto menyoroti bahwa pemutusan hubungan dengan warisan sejarah KAA Bandung telah melemahkan kesadaran kolektif bangsa terhadap perjuangan keadilan sosial.

Hasto menegaskan beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian pemerintah:

  • Pengakuan Sejarah: Menyusun kembali narasi sejarah yang inklusif, termasuk peran KAA Bandung dalam perjuangan anti‑kolonial.
  • Kebijakan Proaktif: Mengembangkan kebijakan yang melindungi hak-hak minoritas dan kelompok marginal, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.
  • Partisipasi Masyarakat: Mengajak akademisi, aktivis, dan organisasi masyarakat sipil dalam proses perumusan kebijakan.

Reaksi dari kalangan politik dan akademisi beragam. Sebagian menyambut kritik Hasto sebagai panggilan untuk introspeksi, sementara yang lain menilai pernyataan tersebut terlalu keras tanpa menawarkan solusi konkret. Namun, semua pihak sepakat bahwa kesadaran akan sejarah perjuangan rakyat harus menjadi landasan kebijakan publik.

Hasto menutup dengan harapan bahwa pemerintah akan meninjau kembali pendekatannya dan mengembalikan semangat perjuangan KAA Bandung ke dalam agenda nasional, demi keadilan bagi semua bangsa yang terpinggirkan.