Mentan Gandeng Unesa Kembangkan Benih Kedelai untuk Tekan Impor
Mentan Gandeng Unesa Kembangkan Benih Kedelai untuk Tekan Impor

Mentan Gandeng Unesa Kembangkan Benih Kedelai untuk Tekan Impor

LintasWarganet.com – 28 Juli 2026 | Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, telah mengambil langkah strategis dalam meningkatkan produksi kedelai di dalam negeri. Dalam upaya ini, ia menggandeng Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk mengembangkan benih kedelai yang lebih baik. Langkah ini diharapkan dapat membantu menekan impor kedelai dan meningkatkan ketersediaan produk kedelai di pasar domestik.

Proses pengembangan benih kedelai oleh Unesa melibatkan tim ahli dari berbagai disiplin ilmu. Tim ini melakukan penelitian dan pengembangan pada benih kedelai untuk meningkatkan kualitas dan produksinya. Mereka juga melakukan pengujian dan evaluasi pada benih kedelai untuk memastikan bahwa benih tersebut dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Baca juga:

Benih kedelai yang dikembangkan oleh Unesa diharapkan dapat meningkatkan produksi kedelai di dalam negeri. Dengan demikian, pemerintah dapat menekan impor kedelai dan meningkatkan ketersediaan produk kedelai di pasar domestik. Selain itu, pengembangan benih kedelai juga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan pendapatan mereka.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, berharap bahwa pengembangan benih kedelai oleh Unesa dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya untuk mengembangkan benih pangan lainnya. Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan produksi pangan di dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Baca juga:

Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan pangan. Dengan melibatkan masyarakat dalam pengembangan benih pangan, pemerintah dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya mengembangkan pangan di dalam negeri.

Secara keseluruhan, pengembangan benih kedelai oleh Unesa dapat menjadi contoh bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan produksi pangan di dalam negeri. Dengan demikian, pemerintah dapat meningkatkan ketersediaan produk pangan di pasar domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Baca juga: