LintasWarganet.com – 17 Juli 2026 | Menekan kekhawatiran akan penyalahgunaan Program Bantuan Sosial (MBG), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto atau yang akrab disapa Menko Zulhas mengakui masih ada penyalahgunaan dalam program tersebut. Menko Zulhas menegaskan bahwa masih banyak kasus penyalahgunaan yang terjadi, sehingga diperlukan evaluasi yang lebih mendalam.
Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, Menko Zulhas mengajukan permintaan untuk memperpanjang waktu evaluasi MBG selama sebulan lagi. Menko Zulhas berharap dengan waktu tambahan ini, pemerintah dapat melakukan evaluasi yang lebih baik dan efektif untuk mengatasi penyalahgunaan.
Menko Zulhas juga menekankan bahwa evaluasi ini tidak hanya berfokus pada penyalahgunaan, tetapi juga pada efektivitas program MBG dalam mencapai tujuan. Menko Zulhas berharap dengan evaluasi yang lebih baik, pemerintah dapat meningkatkan kualitas program dan mengurangi penyalahgunaan.
Program MBG adalah program bantuan sosial yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang terdampak oleh pandemi COVID-19. Program ini meliputi bantuan berupa uang tunai, bantuan pangan, dan bantuan kesehatan.
Namun, program MBG telah mengalami beberapa kasus penyalahgunaan. Beberapa kasus penyalahgunaan yang terjadi meliputi penyalahgunaan uang tunai, penyalahgunaan bantuan pangan, dan penyalahgunaan bantuan kesehatan.
Menko Zulhas menekankan bahwa penyalahgunaan MBG bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi juga merugikan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, Menko Zulhas berharap dengan evaluasi yang lebih baik, pemerintah dapat mengatasi penyalahgunaan dan meningkatkan kualitas program MBG.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Menko Zulhas akui masih ada penyalahgunaan MBG dan meminta waktu sebulan lagi untuk evaluasi. Menko Zulhas berharap dengan evaluasi yang lebih baik, pemerintah dapat mengatasi penyalahgunaan dan meningkatkan kualitas program MBG.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet