LintasWarganet.com – 17 Juli 2026 | Sarjana Backpacker Ungkap Momen Hilangnya Warga Asal Madiun di Korea Selatan menjadi sorotan publik.
Kasus ini terjadi saat seorang peserta tur asal Kabupaten Madiun berinisial FYA mengikuti perjalanan wisata ke Korea Selatan.
Saat itu, FYA dan kelompoknya sedang berwisata ke Seoul, ibu kota Korea Selatan, dan telah menyelesaikan kegiatan wisata di destinasi yang dituju.
Setelah itu, FYA dan kelompoknya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi lain, yaitu Busan, sebuah kota pelabuhan yang terletak di ujung selatan Korea Selatan.
Saat mereka berada di Busan, FYA tiba-tiba menghilang tanpa sepengetahuan kelompoknya.
Seluruh kelompok mencari-cari FYA di sekitar destinasi wisata, tetapi tidak dapat menemukannya.
Mereka kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib di Korea Selatan, dan polisi pun langsung melakukan penyelidikan.
Selama penyelidikan, polisi menemukan beberapa keterangan yang mencurigakan.
Salah satu keterangan menunjukkan bahwa FYA telah dilihat berjalan sendirian di sekitar destinasi wisata di Busan sekitar pukul 10.00 WIB.
Sementara itu, kelompok FYA melaporkan bahwa saat itu mereka sedang berada di sebuah kafe di dekat destinasi wisata tersebut.
Polisi kemudian menghubungi kelompok FYA dan meminta mereka untuk menghadirkan diri ke kantor polisi untuk berbicara lebih lanjut.
Kelompok FYA pun menghadirkan diri ke kantor polisi dan memberikan keterangan tentang kejadian tersebut.
Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi akhirnya menemukan FYA di sebuah tempat yang tidak diketahui oleh kelompoknya.
FYA ditemukan dalam keadaan baik-baik saja dan tidak ada luka serius pada tubuhnya.
Polisi kemudian menanyakan FYA tentang kejadian tersebut, dan FYA memberitahu bahwa ia telah diperdaya oleh seseorang yang mengaku sebagai temannya.
Seseorang itu kemudian menawarkan kepada FYA untuk bergabung dengan mereka untuk melakukan kegiatan wisata lain.
FYA kemudian menuruti tawaran itu dan mengikuti seseorang itu ke destinasi wisata lain.
Selama perjalanan, FYA tidak menyadari bahwa seseorang itu telah berencana untuk memanfaatkan dirinya.
Sesampainya di destinasi wisata, FYA kemudian dibiarkan sendirian oleh seseorang itu.
FYA pun menjadi tidak tahu harus berbuat apa dan tidak dapat menemukan jalan untuk kembali ke kelompoknya.
Tidak lama kemudian, FYA menemukan sebuah kartu telepon dan menghubungi kelompoknya untuk meminta bantuan.
Setelah beberapa jam, FYA akhirnya berhasil menemukan jalan untuk kembali ke kelompoknya.
Seluruh kelompok sangat lega karena FYA telah ditemukan dan tidak terjadi apa-apa pada dirinya.
Polisi kemudian menanyakan FYA tentang kejadian tersebut dan FYA memberitahu bahwa ia telah diperdaya oleh seseorang yang mengaku sebagai temannya.
Polisi kemudian menanyakan kepada FYA tentang identitas seseorang itu, dan FYA memberitahu bahwa ia tidak tahu identitasnya.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan identitas seseorang itu.
Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan tidak percaya kepada orang asing.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet